3


Syamtalira Aron : Saatpembukaan Bupati mengatakan, MTQ ini merupakan suatu perlombaan untuk mengukur kembali sejauh mana kepedulian kita tentang pembinaan generasi muda yang mampu memahami dan mengimplementasikan isi serta kandungan Al-qur’an tersebut. Menurut dia, kegiatan musabaqah ini tidak dapat disamakan dengan kegiatan seremonia atau turnamen lainnya. Karena MTQ mengandung makna ibadah yaitu membaca Al-qur’an adalah ibadah. Sementara perlombaan untuk mencari bacaan yang terbaik termasuk anjuran dari Al-quran itu sendiri.


“Jadi ada dua perbedaan yang mendasar antara MTQ dengan perlombaan lainnya,”terangnya, seraya menambahkan, jika juara MTQ akan meraih dua kehormatan, sekaligus kemulian yang bersifat duniawi dan ukhrawi. Sedangkan perlombaan lainnya, hany1a memperoleh kehormatan duniawi saja.


Selain itu, bupati juga merasa bangga dan terharu atas partisipasi peserta kafilah MTQ ke-32 tingkat Aceh Utara. Dengan harapan, dapat meraih juara terbaik pada MTQ tahun ini sebagai persiapan dan calon duta Aceh untuk bersaing pada arena MTQ tingkat provinsi pada 2015 mendatang.


Oleh karena itu, lanjut bupati akrab disapa Cek Mad, melalui momentum ini dapat memacu semangat peserta guna mempersiapkan diri menghadapi MTQ tahun depan. Sehingga kafilah Aceh Utara, mampu mempersembahkan prestasi yang terbaik, demi mengharumkan nama Aceh Utara dan masyarakat umumnya.


Alhamdulillah Kafiladph MTQ Kec. Nisam mendapatkan Juara ke 4 (empat) dalam MTQ Tingkat Kab. Aceh Utara dalam pengumuman yang disampaikan oleh dewan hakim pada penutupan MTQ Tingkat Kab. Aceh Utara ke 32 pada hari Jumat malam 5 September 2014 pukul 20.00 s.d selesai. Sementara juara umum tetap dipertahankan oleh kec. Syamtalira Aron. terima kasih atas doa khususnya seluruh masyarakat Nisam. Mudah2an dapat memberikan motivasi kepada anak2 kita agar selalu mencintai Al Quran. Amin..

Advertisement

0 comments:

Posting Komentar

 
Top